Nama : Dian Maya Puspita
NIM : 130810301116
Kelas : Sistem Informasi Akuntansi
INFRASTRUKTUR
TEKNOLOGI INFORMASI
Infrastruktur teknologi informasi merupakan sumber daya
yang menyediakan support atau layanan untuk aplikasi sistem informasi di dalam
suatu perusahaan yang terdiri fasilitas jasa, fasilitas fisik, serta manajemen
pendukung sumber daya komputasi dalam suatu perusahaan.
Infrastruktur teknologi memiliki tujuh komponen utama,
antara lain : Hardware, software, manajemen dan penyimpanan data, jaringan atau
telekomunikasi, internet, layanan dan konsultasi integrasi sistem, dan sistem
operasi.
§ Komponen
Piranti Keras / Hardware Komputer, terbagi menjadi :
a. Komponen
Mesin, misalnya Komputer Client / PC, Personal Data Assistant (PDA), Laptop,
dan Server.
b. Komponen
Mainframe.
§ Komponen
Piranti Lunak (Software) Komputer, misalnya Sistem Operasi Microsoft Windows,
Linux, Unix, dan lain-lain.
§ Komponen
Managemen dan Penyimpanan Data.
Managemen
dan penyimpanan data sangat penting sebab jumlah informasi digital yang baru di
dunia berlipat dua kali lipat setiap tiga tahun sekali, sebagian digerakkan
oleh e-commerce dan e-bussines.Oleh
sebab itu pasar perangkat penyimpanan data digital terus meningkat setiap
tahunnya.
§ Komponen
Jaringan/Telekomunikasi.
Komponen
jaringan/telekomunikasi biasanya disediakan oleh perusahaan penyedia layanan
telekomunikasi/telepon yang menawarkan konektivitas suara dan data, WAN dan
akses internet.
§ Komponen
Platform Internet.
Platform
internet harus dihubungkan dan bertumpang tindih dengan infrastruktur jaringan
umum dan platform peranti keras dan peranti lunak perusahaan.
§ Komponen
Layanan Dan Konsultasi Integrasi Sistem.
Layanan
dan konsultasi integrasi sistem dibutuhkan karena perusahaan besar kurang
memiliki karyawan, keahlian, anggaran, pengalaman, untuk melaksanakan prosedur
bisnis, pelatihan dan pendidikan. Integrasi peranti lunak artinya memastikan
infrastruktur baru bekerja sama dengan infrastruktur perusahaan lama, yang
disebut sistem warisan dan memastikan elemen-elemen infrastruktur yang baru
bekrja sama dengan yang lainnya.
§ Komponen
Software Aplikasi Enterprise/Enterprise Software Application, misalnya seperti
SAP, Oracle, Microsoft, BEA, People Soft.
Infrastruktur teknologi informasi merupakan hasil dari
evolusi selama 50 tahun di dalam platform komputasi. Dimana tahapan evolusi
dari infrastuktur teknologi informasi terdiri dari lima tahap, antara lain :
a.
Era Mesin Akuntansi Elektroni
(1930-1950) : Pada era ini program software dipasang permanen dan tidak ada
programmernya, operating sistemnya adalah manusia.
b.
Era Maniframe Umum dan Komputasi Mini
(1959-sekarang) : Pada era ini komputasi berada dibawah kendali programmer dan
operator sistem. Era ini dikuasai oleh IBM dan pada tahun 1965 komputer mini
dikenalkan oleh produksi Digital Equipment Corporation.
c.
Era PC (1981-sekarang) : Pada era ini
banyak perusahaan ternama yang muncul seperti Microsoft/intel, Dell, HP, dan
IBM yang memproduksi PC-desktop hingga peranti lunak sistem operasi mampu
tersambung ke jaringan.
d.
Era Klien/Server (1983-sekarang) : Pada
era ini, perusahaan ternama Microsoft menyediakan sistem operasi windows server
dan linux , serta banyak server basis data dengan penyimpanan optic dan
magnetic.
e.
Era Komputasi Internet Perusahaan
(1992-sekarang) : Pada era ini perusahaan ternama muncul seperti SAP dan
Oracle.
v Perkembangan
dari evolusi infrastruktur teknologi informasi antara lain :
a. Hukum
Moore dan Daya Pemrosesan Mikro : menjelaskan tentang peningkatan eksponensial
dalam daya pemrosesan dan penurunan eksponensial dalam biaya teknologi
komputer, melipatgandakan daya prosesor setiap 18 bulan sekali dan menurunkan
harga komputasi setengahnya.
b.
Hukum Penyimpanan Digital Besar : Menjelaskan tentang penurunan
eksponensial dalam biaya penyimpanan data yang bunyinya ”Jumlah kilobyte data
yang dapat disimpan dalam media magnetik dengan biaya $1 menjadi dua kali lipat
setiap 15 bulan.
c.
Hukum Metcalfe dan Ekonomi Jaringan : Menjelaskan tentang semakin
banyaknya penggunaan komputer dengan menunjukkan bahwa nilai sebuah jaringan
bagi anggota jaringan tersebut meningkat secara eksponensial seiring anggota
jaringan tersebut semakin banyak lagi.
d. Pengurangan
Biaya Komunikasi dan Internet : Menjelaskan tentang turunnya biaya komunikasi dengan
cepat dan semakin banyaknya kesempatan dalam industri teknologi untuk
menggunakan standar-standar komputasi dan komunikasi.
e. Dampak
Jaringan dan Standar : Standar teknologi adalah spesifikasi yang menentukan
kompatibilitas berbagai produk dan kemampuan berkomunikasi dalam sebuah
jaringan.
Standar teknologi meluncurkan skala ekonomi yang dahsyat dan menghasilkan penurunan harga karena para produsen berkonsentrasi pada produk yang dibuat berdasarkan standar tunggal. Tanpa skala ekonomi tersebut, komputasi bagain apa pun akan menjadi jauh lebih mahal daripada yang ada saat ini.
Standar teknologi meluncurkan skala ekonomi yang dahsyat dan menghasilkan penurunan harga karena para produsen berkonsentrasi pada produk yang dibuat berdasarkan standar tunggal. Tanpa skala ekonomi tersebut, komputasi bagain apa pun akan menjadi jauh lebih mahal daripada yang ada saat ini.
v Tren
Platform Peranti Keras dan Teknologi Baru
1. Integrasi
Platform Komputasi dan Telekomunikasi
Pada tingkat klien,
perangkat komunikasi seperti telepon seluler berfungsi sebagai komputer
genggam, sementara PDA menjadi telepon seluler. Pada tingkat server dan
jaringan, pertumbuhan sistem telepon Internet yang sukses menunjukkan bagaimana
platforrm komputasi dan telekomunikasi yang terpisah secara historis menjadi
terpusat melalui sebuah jaringan tunggal Internet. Kebanyakan jaringan menjadi
sumber dari daya komputasi, sehingga perusahaan bisnis dapat memperbesar daya
komputasinya dengan hebat hanya dengan biaya yang sangat sedikit.
2. Komputasi
Grid
Komputasi grid meliputi
koneksi komputer jarak jauh secara geografis ke dalam jaringan tunggal untuk
menciptakan sebuah superkomputer dengan mengombinasikan daya komputasi dari
semua komputer pada grid. Alasan bisnis untuk menggunakan komputasi grid adalah
penghematan biaya, kecepatan komputasi dan kecekatan.
3. Komputasi
berdasarkan Permintaan (Utilitas)
Mengacu pada perusahaan
yang menyebarkan permintaan daya komputasi ke pusat pemrosesan data skala besar
yang letaknya jauh. Untuk mengurangi biaya kepemilikan sumber peranti keras,
komputasi berdasarkan permintaan membuat perusahaan semakin tangkas dalam
menggunakan teknologi, dan mengurangi risiko berinvestasi dalam infrastruktur
TI secara berlebihan.
4. Komputasi
Otonom dan Komputasi Edge
Komputasi otonom adalah
sebuah upaya di seluruh industri untuk mengembangkan sistem yang mampu
mengonfigurasi, mengoptimalkan dan menala dirinya sendiri, memperbaiki pada
saat terjadi kerusakan, dan melindungi dirinya sendiri dari penyusup asing dari
luar dan perusak. Komputasi edge adalah skema bertingkat yang menyeimbangkan
pembagian beban untuk aplikasi berbasis Web di mana bagian-bagian penting dar
muatan, logika dan pemrosesan situs Web ditampilkan oleh server yang lebih
murah dan lebih kecil yang dekat dengan para pengguna untuk meningkatkan waktu
respons dan ketangguhan sambil mengurangi biaya teknologinya.
5. Virtualisasi
dan Prosesor Multicore
Virtualisasi adalah
proses menampilkan sejumlah sumber daya komputasi sehingga semua hal tersebut
dapat diakses dengan cara yang tidak dibatasi konfigurasi atau lokasi
geografis. Virtualisasi server membuat perusahaan dapat menjalankan lebih dari
satu sistem operasi pada waktu yang bersamaan pada sebuah mesin. Selain untuk
mengurangi pengeluaran untuk peranti keras dan daya, virtualisasi membuat
perusahaan dapat menjalankan aplikasi warisan pada versi sistem operasi yang
lebih lama pada server yang sama seperti aplikasi yang lebih baru. Virtualisai
juga memberikan fasilitas sentralisasi administrasi peranti keras. Prosesor
multicore adalah sirkuit gabungan yang memiliki dua prosesor atau lebih.
Teknologi ini memungkinkan dua mesin pemrosesan dengan kebutuhan daya dan
pengurangan panas yang lebih sedikit untuk menjalankan tugas-tugas lebih cepat
daripada sebuah chip yang membutuhkan sumber daya besar dengan sebuah satu core
pemrosesan.
v Trend
Platform Peranti Lunak dan Teknologi Baru
1. Linux
dan peranti lunak open source
Peranti lunak open
source diproduksi dan dipelihara oleh komunitas programer global dan dapat
diunduh gratis. Linux adalah sebuah sistem open source yang elastis, tangguh,
yang dapat berjalan di berbagai platform peranti keras dan digunakan secara
luas untuk menjalankan server Web.
2. Java
Java adalah sistem
operasi dan bahasa pemograman yang tidak terpengaruh peranti keras dan
merupakan yang terbaik dalam lingkungan pemrograman interaktif untuk Web.
3. Peranti
Lunak Perusahaan
Meliputi aplikasi
perusahaan dan middleware seperti peranti lunak integrasi aplikasi perusahaan
dan layanan Web.
4. Layanan
Wen dan Arsitektur Berorientasi Layanan
Layanan Web digabungkan
dengan komponen peranti lunak berdasarkan standar Web terbuka yang tidak
dibatasi oleh produk dan dapat bekerja dengan segala peranti lunak aplikasi dan
sistem operasi. Layanan Web dapat digunakan sebagai komponen aplikasi berbasisi
Web yang menghubungkan sistem terpisah dalam sebuah perusahaan.
5. Mashup
dan Aplikasi Peranti Lunak Berbasis Web
Mashup adalah aplikasi
peranti lunak yang baru, layanan yang didasarkan pada penggabungan aplikasi
peranti lunak yang berbeda menggunakan jaringan data berkecepatan tinggi,
standar komunikasi universal, dan kode open source.
6. Outsoursing
Peranti Lunak
Perusahaan membeli
aplikasi peranti lunak baru dari sumber di luar, termasuk paket peranti lunak
dengan mengontrakkan pengembangan aplikasi yang ada ke vendor eksternal atau
menyewa layanan peranti lunak dari sebuah penyedia layanan aplikasi.
v Alasan
Pentingnya Infrastruktur Teknologi Informasi
1. Komunikasi
2. Efisiensi
3. Penggerak
Roda Ekonomi
v Tantangan
yang Dihadapi dalan Membangun Infrastruktur
1. Investasi
2. Birokrasi
3. Ekonomi
Biaya Tinggi
v Peran
Teknologi Informasi di Indonesia
a. Bidang
Pendidikan :
·
Dapat melakukan sistem pembelajaran dari
jarak jauh dengan penggunaan media internet yang menghubungkan antara mahasiswa
dengan dosennya.
·
Dapat melihat nilai mahasiswa secara
online.
·
Melihat jadwal kuliah.
·
Mengirimkan berkas tugas kepada dosen.
b. Bidang
Pemerintahan :
E-government mengacu pada penggunaan teknologi informasi yang
dapat meningkatkan hubungan antara pemerintah dan pihak-pihak lain. Penggunaan
teknologi informasi ini kemudian menghasilkan hubungan bentuk baru seperti: G2C (Governmet to Citizen), G2B (Government to Business), dan
G2G(Government to Government).
Manfaat e-government yang
dapat dirasakan antara lain:
·
Pelayanan servis yang
lebih baik kepada masyarakat.
·
Peningkatan hubungan
antara pemerintah, pelaku bisnis, dan masyarakat umum.
·
Pemberdayaan masyarakat
melalui informasi yang mudah diperoleh.
·
Pelaksanaan pemerintahan
yang lebih efisien.
c. Bidang
Keuangan dan Perbankan :
·
Nasabah dapat melakukan pengambilan uang
dimanapun ia berada dengan menggunakan ATM.
·
Nasabah dapat mengecek saldo dan
menstranfer uang ke rekening lain dengan waktu yang cepat.
v Teknologi
Informasi dalam Akuntansi
Teknologi
informasi berkembang pesat seiring dengan peradaban manusia. Perkembangan
tersebut meliputi infrastruktur teknologi informasi, seperti hardware,
software, teknologi penyimpanan data, dan teknologi komunikasi.
Peranan teknologi informasi terhadap perkembangan akuntansi yang pertama karena efisien, penghematan waktu dan biaya. Kedua karena termasuk peningkatan efektifitas, mencapai hasil/output laporan keuangan dengan benar. Ketiga karena untuk perlindungan aset perusahaan.
Peranan teknologi informasi terhadap perkembangan akuntansi yang pertama karena efisien, penghematan waktu dan biaya. Kedua karena termasuk peningkatan efektifitas, mencapai hasil/output laporan keuangan dengan benar. Ketiga karena untuk perlindungan aset perusahaan.
v Manfaat
Teknologi Informasi dalam Akuntansi :
• Pekerjaan lebih
mudah.
• Bermanfaat untuk fungsi sistem informasi.
• Menambah produktifitas.
• Mempertinggi efektifitas.
• Mengembangkan kinerja pekerjaan.
• Bermanfaat untuk fungsi sistem informasi.
• Menambah produktifitas.
• Mempertinggi efektifitas.
• Mengembangkan kinerja pekerjaan.
v Jenis-Jenis
Software dalam Akuntansi
a.
Oracle
Oracle
Corporation (NASDAQ: ORCL) adalah salah satu perusahaan utama pengembang sistem
manajemen basis data (database management system), perangkat lunak untuk
mengembangkan basis data, perangkat lunak manajemen hubungan pelanggan,
enterprise resource planning dan perangkat lunak manajemen rantai pasok. Oracle
Corporation didirikan pada tahun 1977. Perusahaan ini mempekerjakan 68.236
pekerja pada tahun 2007. Markasnya berada di Redwood City, California.
b.
Daceasy
DacEasy
adalah serangkaian modul yang terintegrasi memberikan informasi penting yang
penting untuk operasi bisnis Anda. Anda dapat memilih kombinasi modul
diperlukan untuk memenuhi kebutuhan bisnis Anda dan mencapai hasil yang
optimal.
c.
Zahir Accounting
Zahir
Accounting adalah software akuntansi keuangan terbaik penuh inovasi yang sangat
berbeda dengan software akutansi lainnya.Mempermudah pembukuan, dimana seluruh
jurnal akuntansi dan laporan keuangan dibuat secara otomatis tanpa perlu
mengerti teori akuntansi yang mendalam.Mempermudah Anda dalam mengambil
keputusan bisnis, karena dilengkapi berbagai analisa laporan keuangan
perusahaan, seperti analisa rasio, break even point analysis, berbagai grafik
dan laporan interaktif yang menarik dan terintegrasi.Dengan segala
kelebihannya, Zahir Accounting Software lebih tepat disebut ‘business
management software’.Software akuntansi lainnya hanya dirancang untuk mencatat
jurnal transaksi, membuat laporan laba rugi dan laporan neraca, yang hanya
mudah digunakan oleh mereka yang mengerti teori akuntansi, Zahir Accounting
mudah digunakan oleh siapa saja.Zahir Accounting adalah software accounting
Indonesia terbaik.
d.
MYOB
MYOB
merupakan salah satu aplikasi pembukuan terintegrasi dengan jumlah pengguna
terbanyak di dunia selain Quickbooks dan rangkaian produk dari Sage Group.
Salah satu keunggulan dari MYOB adalah kemudahan pengoperasiannya dan menu yang
intuitive, sehingga pengguna awam sekalipun dapat segera menguasai langkah
pengoperasian dasar dengan sangat mudah dan cepat.
Dengan adanya software akuntansi dinilai cukup praktis dalam pelaksanaan siklus akuntansi namun pengguna software harus benar – benar mengetahui cara kerjanya karena sedikit saja melakukan kesalahan maka dia harus mengulang dari awal prose pekerjaannya.
Dengan adanya software akuntansi dinilai cukup praktis dalam pelaksanaan siklus akuntansi namun pengguna software harus benar – benar mengetahui cara kerjanya karena sedikit saja melakukan kesalahan maka dia harus mengulang dari awal prose pekerjaannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar